Berapa banyak di antara sebab-sebab di bawah ini yang menahan anda?
Tragedi terbesar dalam hidup berisi orang-orang yang mencoba dengan tekun namun gagal! Tragedy tersebut dekarenakan jumlah orang gagal lebih banyak dari pada jumlah orang yang berhasil.
Saat anda membaca daftar ini, cocokanlah dengan diri anda sendiri poin demi poin dengan tujuan menemukan berapa banyak sebab kegagalan yang menghalangi anda dari kesuksesan.
1. LATAR BELAKANG KETURUNAN YANG TIDAK MENGUNTUNGKAN. Sedikit sekali, jika memang ada, yang bisa dilakukan untuk orang-orang yang terlahir dengan kemampuan otak yang rendah. Filosofi ini hanya memberikan satu metode untuk menjebatani kekurangan ini dengan bantuan kelompok “pemikir”. Namun, amatilah bahwa ini HANYALAH satu diantara tiga puluh sebab kegagalan yang mungkin tidak mudah deperbaiki.
2. TIDAK ADANYA TUJUAN HIDUP YANG JELAS. Tidak ada harapan sekses bagi orang yang tidak memiliki tujuan utama atau tujuan yang jelas untuk diraih. Sembilah pulug delapan dari seratus orang yang telah Napoleon hill analisa tidak memiliki tujuan semacam itu. Inilah kiranya SEBAB UTAMA KEGAGALAN MEREKA.
3. KURANGNYA AMBISI UNTUK MERAIH DIATAS RATA-RATA. Kami tidak memberikan harapan bagi orang yang begitu biasa-biasa saja dan tidak ingin menjadi yang terdepan dalam hidup, dan yang tidak mau bekerja keras untuk mencapainya.
4. KURANGNYA PENDIDIKAN. Ini adalah catatan yang bisa ditanggulangi dengan cukup mudah. Pengalaman yang telah membuktikan bahwa sebagian besar orang yang paling pintar adalah orang-orang yang dikenal “otodidak,” atau belajar sendiri. Kita membutuhkan lebih dari sekedar gelar sarjana untuk memintarkan diri kita. Orang yang terdidik adalah orang yang telah mendapatkan apapun yang dia inginkan dalam hidup tanpa memperkosa hak orang lain. Pendidikan bukanlah sekedar pengetahuan, tetapi pengetahuan yang DITERAPKAN secara efektif dan terusmenerus. Orang-orang yang tidak hanya digaji atas apa yang mereka ketahui, tetapi lebih khusus lagi atas APA YANG MEREKA LAKUKAN DENGAN YANG MEREKA KETAHUI.
5. KURANGNYA DISIPLIN DIRI. Disiplin merupakan hasil pengendalian diri. Ini berarti anda harus mengendalikan segala sifat negative. Sebelum anda bisa mengendalikan keadaan. Pertama-tama, anda harus bisa mengendalikan diri anda sendiri. Penguasaan diri adalah tugas terberat yang akan anda kerjakan. Jika anda tidak menaklukan diri anda sendiri, anda aka detaklukan diri anda. Ketika menatap cermin, anda mungkin akan melihat bahwa tenab terdekat anda itu adalah musuh terbesar anda.
6. BURUKNYA KESEHATAN. Tidak ada orang yang bisa sukses besar tanpa kesehatan yang bagus. Kesehatan yang buruk seringkali dikarenakan kurangnya penguasaan dan kendali. Berikut ini sebab-sebab utamanya.
a. Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang tidak menyehatkan.
b. Kebiasaan berpikir yang salah; terlalu memikirkan hal-hal yang negative.
c. Perilaku seks yang salah dan kegemaran seks yang terlalu besar.
d. Kurangnya latihan fisik yang tepat.
e. Kurangnya persediaan udara bersih karena pernafasan yang tidak benar.
7. PENGARUH-PENGARUH LINGKUNGAN YANG BURUK SELAMA MASA KANAK-KANAK. “jika tunasnya sudah bengkok, bengkok pula tumbuhnya”. Kebanyakan orang memiliki kecendrungan melakukan tindak pidana mendapatkannya kerena lingkungan yang buruk dan teman-teman yang salah ketika masih kecil.
8. KEBIASAAN MENUNDA-NUNDA. Inilah salah satu sebab kegagalan yang paling lazim. “kebiasaan menunda-nunda selalu membayang- bayangi orang yang menunggu kesempatan untuk menghancurkan peluang sukses mereka. Kebanykan dari kita menjalani hidup sebagai orang gagal kerena kita menunggu “saat yang tepat” untuk memulai sesuatu yang berharga. Jangan menunggu. Tidak akan pernah ada “waktu yang tepat”. Mulailah dari tempat anda berdiri, dan bekerjalah dengan alat apapun yang mungkin anda bisa dapatkan, dan alat-alat yang lebih baik akan anda dapatkan sambil belajar.
9. KURANGNYA KETEKUNAN. Kebanyakan dari kita adalah orang yang bagus saat mengawali, tetapi buruk saat mengakhiri semua yang sudah kita awali. Terlebih lagi, kita ini orang yang cenderung menyerah pada saat ada tanda-tanda awal kegagalan. Tidak ada yang bisa mengagantikan KETEKUNAN. Orang yang TEKUN menengarai bahwa “kegagalan” itu pada akhirnya akan lelah, dan MENYINGKIR. Kegagalan tidak akan tahan menghadapi KETEKUNAN.
10. KEPRIBADIAN NEGATIF. Tidak ada harapan sukses bagi orang memiliki kepribadian buruk sehingga dia dijauhi orang lain. Keberhasilan datang kerena kita menggunakan KEKUATAN, dan kekuatan diperoleh melalui kerjasama dengan orang lain. Kepribadian negative tidak akan mendatangkan kerjasama.
11. KURANGNYA KENDALI HASRAT SEKSUAL. Energy seksual adalah yang paling kuat di antara segala dorongan yang menggerakan orang untuk MELAKUKAN TINDAKAN. Sebagai kekuatan emosi yang paling kuat, ia harus dikendalikan dengan cara diubah dan diarahkan ke saluran yang lain.
12. HASARAT TAK TERKENDALI MENGINGINKAN “SESUATU TANPA MAU BERKORBAN”. Naluri berjudi membuat jutaan orang gagal. Buktinya mungkin bisa ditemukan dalam sebuah penelitian mengenai kegagalandot.com pada awal tahun 2000-an. Ketika itu jutaan orang mencoba mencari uang dengan berinventasi di parusahaan-perusahaan yang tidak jelas.
13. TIDAK ADANYA KEKUATAN KEPUTUSAN YANG PSATI. Orang-orang yang berhasil biasanya bisa membuat keputusan dengan cepat, dan mengubahnya, jika memang perlu, dengan sangat lambat. Orang-orang yang gagal biasanya bisa membuat keputusan jika memang bisa dengan sangat lambat, dan seringkali mengubahnya dengan cepat. Tidak adanya keputusan dan kebiasaan menunda-nunda adalah saudara kembar. Dimana ada satu, di situ pula satunya. Singkirkan keduanya ini sebelum mereka benar-benar membelenggu anda dalan KEGAGALAN yang menjemukan itu.
14. MEMILIKI SALAH SATU KETAKUTAN MENDASAR ATAU LEBIH. Ketakutan-ketakutan ini biasanya muncul ketika anda ingin mengajukan diri atau menjual jasa diri pada perusahaan yang anda lamar. Berita bagusnya adalah harus ada persiapan yang matang sebelum melakukuan perekrutan.
15. PEMILIHAN PASANGAN HIDUP YANG SALAH. Inilah sebab kegagalan yang paling lazim. Penikahan membuat orang berhubungan secara intim. Jika hubungan ini tidak harmonis, kegagalan akan mengikutinya. Bahkan, ia akan menjadi kegagalan yang disertai penderitaan dan ketidak bahagiaan, menghancurkan segala tanda AMBISI.
16. TELALU HATI-HATI. Secara umum, orang yang tidak menggunakan kesempatan dengan baik hanya akan mendapat sisa-sisa. Terlalu hati-hati sama buruknya dengan kurang hati-hati. Keduanya adalah sifat berlebihan yang harus dihindari. Hidup ini sebenarnya dipenuhi kesempatan.
17. PEMILIHAN REKAN BISNIS YANG SALAH. Ini salah satu sebab kegagalan yang paling lazim dalam berbisnis. Dalam memasarkan jasa perseorangan, kita harus berhati-hati memilih majikan yang bisa menjadi teladan, cerdas, dan behasil. Kita berusaha melebihi orang-orang yang terkait erat dengan kita. Pilihlah majikan yang layak disaingi.
18. TAKHAYUL DAN PRASANGKAN. Takhayul adalah sejenis ketakutan. Ia adalah tanda ketidak tahuan. Orang-orang yang berhasil selalu berpikiran terbuka dan tidak takut apa pun.
19. PEMILIHAN PEKERJAAN YANG SALAH. Tidak seorang pun bisa berhasil dalam mengusahakan sesuatu yang tidak dia sukai. Langkah paling penting dalam memasarkan jasa perseorangan adalah memilih pekerjaan yang bisa anda tekuni dengan sepenuh hati.
20. KURANGNYA KONSENTRASI USAHA. Orang yang “ serba-bisa” jarang sekali bagus di satu bidang tertentu. Konsentrasi segala usaha anda pada satu TUJUAN UTAMA YANG PASTI.
21. KEBIASAAN MEMBELANJAKAN UANG TANPA TERKENDALI. Orang-orang boros tidak bisa berhasil, utamnya karena mereka sentiasa TAKUT MISKIN. Biasakanlah menabung secara sistematis dengan menyisihkan persentase khusus dari penghasilan anda. Uang yang ada di bank member kita pondasi KEBERHASILAN yang sangat aman ketika melakukan tawaran-tawaran untuk menjual jasa perseorangan. Tanpa uang, mau tidak mau kita harus menerima apa saja yang dirawarkan kepada kita, dan senang mendaparkannya.
22. KURANGNYA KETAKUTAN. Tanpa antusiasme, kita tidak bisa tampil meyakinkan. Lebih-lebih, antusiasme itu bisa dirasakan orang lain, dan orang yang memiliki serta bisa mengendalikannya pada umumnya akan diterima di kelompok apa pun.
23. TIDAK TOLERAN. Orang yang pikirannya tertutup terhadap persoalan apa pun jarang bisa maju. Tidak toleran berarti telah berhenti mencari ilmu. Bentuk tidak toleran yang paling merusak adalah yang berkaitan dengan agama, ras, dan perbedaan opini politik.
24. SIKAP BERLEBIHAN. Jenis sikap berlebihan yang paling merusak adalah yang berkaitan dengan makan, minum beralkohol, dan kegiatan seks. Kegemaran yang berlebihan terhadap salah satu hal ini sangat fatal terhadap kesuksesan.
25. KETIDAKMAMPUAN BEKERJASAMA DENGAN ORANG LAIN. Jumlah orang yang kehilangan posisi serta kesempatan besar dalam kehidupan mereka karena hal ini lebih banyak daripada jumlah orang yang gagal karena alsan-alasan lainnya. Ini adalah kesalahan yang tidak akan ditolerir eksekutif bisnis atau pemimpin yang pandai.
26. MEMILIKI KEKUATAN YANG TIDAK DIDAPATKAN KARENA USAHA SENDIRI ( anak-anak keluarga kaya dan orang-orang lain yang mewarisi kekayaan bukan hasil kerja keras mereka sendiri. ) kekuatan di tangan orang yang tidak mendapatkannya karena berjuang sendiri biasanya berangsur-angsur akan menghalangi kesuksesan. KAYA DENGAN CEPAT lebih berbahaya daripada kemiskinan.
27. KETIDAK JUJURAN YANG DISENGAJA. Tidak ada yang bisa menggantikan kejujuran. Mungkin sesekali kita bersikap tidak jujur karena dituntut keadaan yang tidak bisa dihindari. Namun, TAL ADA HARAPAN bagi orang-orang yang tidak jujur karena memang sengaja. Cepat atau lambat, ,mereka akan menuai hasil perbuatnnya itu, dan mereka akan menebusnya dengan kehilangan teputasi, dan mungkin bahkan kehilangan kebebasan.
28. EGOTISME DAN KESOMBONGAN. Sifat-sifat ini berfungsi seperti lampu merah yang memperingatkan agar orang lain menyingkir. KEDUA HAL ITU BERAKIBAT FATAL TERHADAP KESUKSESAN.
29. MENEBAK, BUKANNYA BERPIKIR. Seringkali, orang-orang terlalu acuh atau malas mencari FAKTA untuk BERPIKIR SECARA AKURAT. Mereka lebih suka bertindak dengan dasar “opini” yang dibuat denga menebak-menebak atau penilaian kilat.
30. KURANGNYA MODAL. Ini adalah sebab kegagalan yang lazim di antara orang-orang yang baru mengawali bisnism, tanpa cadangan modal yang cukup untuk mengurangi dampak yang timbul juka mereka melakukan kesalhan dan untuk berjaga-jaga hingga mereka mendapatkan REPUTASI.







0 komentar:
Posting Komentar