RSS

Dari mimpi menjadi nyata

         Ada enam langkah yang praktis dan pasti dalam metode mengubah hasrat meraih kekayaan itu menjadi kenyataan.
o Tetapkan dalam pikran anda berapa jumlah yang anda inginkan, tak cukup hanya mengatakan, “aku ingin banyak uang.” Anda harus pastikan berapa jumlahnya.

o Tetapkan dengan pasti usaha atau pengorbanan apa yang inginkan itu. ( mustahil anda bisa mencapai sesuatu secara Cuma-Cuma, bukan ?


o Pastikan tenggat waktu kapan anda inginkan mendapatkan uang itu.

o Susunlah sebuah rencana yang pasti untuk mewujutkan keinginan anda itu, dan entah anda siap atau tidak, segeralah beraksi untuk menindak lanjuti rencana itu.


o Tulislah sebuah pernyataan yang singkat dan jelas tentang jumlah uang yang anda inginkan, sebutkan pula tenggat waktu pencapainya, sebutka pula upaya apa yang akan anda tempuh untuk memperoleh uang itu, dan jelaskan rencana yang akan anda wujudkan untuk mengumpulkan kekayaan tersebut.

o Bacalah keras-keras pernyataan itu dua kali sehari, sekali pada malam hari menjelang anda istirahat dan sekali pada pagi hari setelah anda terbangun. SAAT ANDA MEMBACANYA, BAYANGKAN DAN RASAKAN BAHWA ANDA SUDAH MEMILIKI UANG ITU.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SEPULUH RANGSANG PIKIRAN TERPENTING

       Rangsangan adalah proses awal sebelum terjadi sebuah tindakan. Jadi kalau otak kita belum memberikan rangsangan kepada anggota badan kita, maka berarti pula mustahil terjadi tindakan. Dan disisni saya ingin berbagidengan anda terkait tentang rangsangan yang sering kita rasakan dan ternyata mempunyai efek yang luar biasa besarnya. Dengan rangsangan yang kita terima itu otak akan mengubahnya menjadi getaran tinggi yang dikenal sebagai antusiasisme, imajinasi kreatif, hasrat yang membara, dan sebagainya. Rangsangan-rangsang yang dapat direspon oleh manusia itu adalah:
a.       Hasrat seks
b.      Cinta
c.       Keinginan yang kuat untuk meraih ketenaran, kekuasaan, dan uang
d.      Music
e.      Persahabatan dengan manusia dari lawan jenis atau yang sejenis
f.        Aliansi para pemikir utama yang didasari oleh keserasian pikiran antara dua orang atau lebih, yang bersekutu untuk mencapai prestasi baik secara lahiriah atau batiniah
g.       Rasa sepenasib sepenanggungan, seperti yang dialami oleh para narapidana
h.      Otosugesti
i.         Rasa takut
j.        Narkotika dan alkohol

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Arvan pradiansyah said

Ada lima hal yang membuat kita tidak bahagia,
menurut Arvan pradiansyah yaitu:

Pertama, adanya keyakinan bahwasannya anda tidak akan bahagia tanpa memiliki hal-hal yang anda pandang bernilai. Anda sudah memiliki pekerjaan tetap, dan tingkat kehidupan yang lumayan, tapi anda masih merasa kurang. Anda akan merasa lebih bahagia kalau memiliki lebih banyak uang, rumah lebih besar, mobil lebih bagus dan sebagainya. Pikiran anda dipengaruhi oleh benda-benda yang anda kira dapat membahagiakan anda. Padahal, anda tidak bahagia karena lebih memusatakan perhatian pada segala sesuatu yang tidak anda miliki, dan bukannya pada apa yang anda miliki sekarang ini.

Kedua, anda percaya bahwa kebahagiaan akan datang apabila anda berhasil mengubah situasi dan orang-orang di sekitar anda. Anda tak bahagia karena pasangan, anak, tetangga, dan atasan anda tidak memperlakukan anda dengan baik. Kepercayaan itu salah. Anda perlu menyadari bahwasannya mengubah orang lain. Bukannya berarti anda harus menyerah, silahkan anda teruskan berusaha untuk mengubah orang lain. Namun jangan tempatkan kebahagiaan anda disana. Jangan biarkan lingkungan dan orang-orang disekitar anda membuat anda tidak bahagia. Kalau anda tak dapat mengubah mereka, yang perlu anda ubah adalah diri anda sendiri, paradigm anda.
Ketiga, keyakinan bahwa anda akan bahagia kalau semua keinginan anda terpenuhi. Padahal keinginan itulah yang membuat kita tegang, frustasi, cemas, gelisah dan takut. Terpenuhinya keinginan anda tersebut paling-paling hanya membawa kesenangan dan kegembiraan sesaat. Itu tak sama dengan kebahagiaan.
Keempat, anda tak bahagia karena anda cenderung membanding-bandingkan diri anda dengan orang lain. Seorang eksekutif yang berkali-kali pindah kerja hanya karena kawan akrabnya semasa kuliah dulu memperoleh penghasilan lebih besar dari dirinya. Karena itu setiap ada tawaran kerja, yang dilihat adalah apakah itu dapat mengungguli atau paling tidak menyamai penghasilan kawannya. Ia pun tidak perduli harus berganti karir dan pindah kebidang lain. Sampai suatu saat ia menyadari bahwa tak ada gunanya mengejar sahabat karibnya. Sejak itulah ia mencari pekerjaan yang sesuai dengan bakat dan minatnya sendiri. Ia kini bahagia dengan pekerjaannya dan tak pernah ingin tahu lagi mengenai penghasilan sahabatnya.
Kelima, anda percaya bahwa kebahagiaan ada di masa depan. Anda terlalu terobsesi pepatah “bersakit sakit dahulu bersenang-senang kemudian”. Kapan anda akan bahagia? “nanti, kalau sudah jadi manager,”. Kata anda. Persoalannya, pada saat anda menjadi manager anda tambah sibuk, waktu anda tambah sempit. Saya akan bahagia kalau sedah menjadi direktur, dirjen, gubernur, mentri, atau presiden. Nah daftar tunggu itu masih dapat terus diperpanjang. Tapi anda juga tak bahagia. Kalau demikian yang terjadi adalah, “bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang entah kapan?”. Kebahagiaan telah anda letakkan di tempat yang jauh. Padahal sebenarnya kebahagian berada sangat dekat dan dapat anda nikmati disini, sekarang ini juga!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Gejala-gejala kurangnya ketekunan

           Sebelum saya memaparkan lebih jauh tentang kendala  dalam meraih mimpi anda, perlu saya jelaskan lebih gamblang pentingnya sebuah hasrat. Beruntunglah ketika kita mempunyai keinginan untuk mencapai sesuatu atau visi dalam hidup. Namun hal itu tidak cukup untuk mencapai puncak kejayaan dalam hidup, kita masih memerlukan hasrat dan tindakan yang akurat untuk merealisasikan mimpi-mimpi kita. Ya hasrat yang kuatlah yang akan menjadi pemicu kita ketika kegagalan menghampiri dan selalu membebani usaha kita. Hasrat yang kuat pulalah yang akan mengobati goresan luka kegagalan. Pelajarilah dafatar berikut ini dengan seksama dan  anda harus yakin kalau anda pasti bisa mengalahkan gejala-gejala penghalang HASRAT anda.
1.      Kegagalan mengetahui dan menentukan dengan jelas apa yang kita inginkan.
2.      Penundaan, dengan atau tanpa sebab. (biasanya didukung dalih dan alasan).
3.      Tidak adanya minat memperoleh pengetahuan khusus.
4.      Tidak bisa membuat keputusan, kebiasaan selau “menyerahkan tanggung jawab kepada orang lain,” bukannya menghadapi persoalan secara langsung. (juga didukung dalih).
5.      Kebiasaan mengandalkan dalih, bukannya menciptakan rencana-rencana yang pasti untuk menyelesaikan maslah-maslah yang ada.
6.      Puas diri. Hanya sedikit obat untuk kemalangan ini, dan tidak ada harapan bagi mereka yang menderitanya.
7.      Sikap acuh biasanya tercermin pada kesiapan seseorang untuk selau berkompromi, bukannya menghadapi perbedaan pendapat itu dan melawannya.
8.      Kebiasaan menyalahkan orang lain atas kesalahan-kesalahan kita sendiri dan menerima keadaan-keadaan tak menyenangkang sebagai sesuatu yang tak tehindarkan.
9.      LEMAHNYA HASRAT, karena mengabaikan MOTIF yang mendorong tindakan.
10.  Kemauan, bahkan keinginan, untuk berhenti ketika ada tanda-tanda akan kalah. (berdasarkan salah satu diantara 6 ketakutan mendasar).
11.  Tidak adanya RENCANA YANG TERTATA, dalam bentuk tertulis sehingga bisa dianalisa.
12.  Kebiasaan enggan menjalankan gagasan, atau meraih kesempatan ketika ada.
13.  BERHARAP bukannya BERKEMAUAN.
14.  Kebiasaan berkompromi dengan KEMISKINAN, bukannya bertujuan mencari kekayaan tidak adanya ambisi untuk menjadi, melakukan, dan memilih.
15.  Mencari segala cara singkat menuju kekayaan, mencoba MENGAMBIL tanpa MEMBERIKAN yang sebanding, biasanya tercermin dalam kebiasaan berjudi dan berusaha menawar serendah-rendahnya.
16.  TAKUT KRITIK, kegagalan menciptakan rencana-rencana untuk dikerjakan, karena apa yang akan dipikirkan, dilakukan, atau dikatakan orang lain. Musuh ini termasuk ada di atas dalam daftar-daftar itu karena ia ada dipikiran bawah sadar manusia, dimana keberadaanya tidak diketahui.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Inventarisasilah kemampuan anda

28 pertanyaan yang harus anda jawab
Analisa diri tahunan adalah sebuah kuisioner yang berisikan pertanyaan-pertanyaan dan tentunya untuk anda jawab dan hal ini bisa menjadi tolak ukur kemampuan anda dalam hal memasarkan jasa perseorangan. Setiap manusia  pasti menginnginkan kemajuan dari hari kehari dan dari tahun ketahun. Namun mereka belum mengetahui secara abstrak kemajuan yang telah diraihnya.  Saya sangat merekomendasikan anda untuk mencoba analisa dari Napoleon hill ini. Dan satu pesan terakhir jawablah setiap pertanyaan yang terlontar dengan jujur dan periksalah jawaban anda dengan bantuan orang lain.
Kuisioner analisa diri untuk invntarisasi personal
1.       Sudahlah saya mencapai cita-cita yang saya tetapkan sebagai tujuan saya tahun ini? ( anda harus bekerja dengan tujuan tahunan yang jelas yang harus capi sebagai bagian dari tujuan hidup anda ).
2.       Sudahlah saya memberikan layanan dengan KUALITAS sebaik yang saya mampu, ataukah semsestinya ada yang masih bisa saya kembangkan dari layanan ini?
3.       Sudahkah saya memberikan layanan dengan KUALITAS terbesar yang saya mampu?
4.       Sudahkah saya berperilaku selaras dan selalu bekerja sama?
5.       Apakah saya telah membiarkan kebiasaan MENUNDA-NUNDA mengurangi efisiensi saya? Jika ya, sejauh mana?
6.       Apakah saya telah memperbaiki KEPRIBADIAN saya? Jika ya, dengan cara apa?
7.       Sudahkah saya TEKUN mengikuti rencana-rencana saya hingga tercapai?
8.       Apakah saya sdah bisa MEMBUAT KEPUTUSAN DENGAN CEPAT DAN PASTI dalam keadaan apa pun?
9.       Apakah saya telah membiarkan salah satu di antara enam ketakutan mendasar tersebut mengurangi efisiensi saya?
10.   Apakah saya telah bersikap “terlalu hati-hati” atau “kurang hati-hati”?
11.   Apakah hubungan saya dengan rekan-rekan kerja menyenagkan? Jika tidak, apakah sebagian, atau sepenuhnya, karena  kesalahan saya?
12.   Apakah saya telah membuang-buang  energi saya karena tidak BERKONSENTRASI DALAM BERUSAHA?
13.   Apakah pikiran saya telah terbuka dan toleran dalam menghadapi segala macam persoalan?
14.   Bagaimanakah saya meningkatkan kemampuan saya dalam memberikan layanan pada tahun ini?
15.   Apakah saya telah bersikap berlebihan dalam kebiasaan-kebiasaan saya?
16.   Apakah saya telah menunjukan sikap EGOISME baik secara terbuka ataupun dengan sembunyi-sembunyi?
17.   Apakah perilaku saya terhadap rekan-rekan kerja saya sudah cukup bagus hingga membuat mereka MENGHORMATI saya?
18.   Apkah opini-opini serta KEPUTUSAN saya telah didasarkan pada tebakan, atau hasil analisa dan BERPIKIR?
19.   Apakah saya telah mengikuti kebiasaan menganggarkan waktu, pengeluaran, dan penghasilan saya? Dan apakah saya telah bersikap konservatif dalam melakukan penganggaran ini?
20.   Berapa banyak waktu yang telah saya curahkan untuk usah TIDAK MENGUNTUNGKAN yang semestinya telah saya gunakan untuk melakukan usaha yang lebih menguntungkan?
21.   Bagaimana cara MENGATUR KEMBALI waktu saya, dan mengubah kebiasaan-kebiasaan saya sehingga saya bisa lebih efisien selam setahun kedepan?
22.   Apakah saya telah bersalah atas perilaku saya yang tidak disetujui naluri saya?
23.   Dengan cara apakah saya memberikan LAYANAN YANG LEBIH BANYAK DAN LEBIH BAIK dari pada  yang seharusnya saya berikan?
24.   Apakah saya telah bersikap tidak adil terhadap siapa saja? Jika ya, dengan cara apa?
25.   Jika saya telah membeli jasa saya sendiri selama setahun itu, akankah saya puas dengan pembelian saya?
26.   Apakah saya bekerja di bidang yang tepat, dan jika tidak, mengapa?
27.   Apakah pembeli jasa saya telah puas dengan layanan yang saya berikan, dan jika tidak, mengapa?
28.   Berapkah peringkat saya saat ini menurut prinsip-prinsip dasar kesuksesan? ( buatlah pemeringkatan ini dengan adil, dan dengan jujur, dan mintalah seseorang yang cukup tegas untuk memeriksanya ).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

30 penyebab kegagalan

            Berapa banyak di antara sebab-sebab di bawah ini yang menahan anda?
Tragedi terbesar dalam hidup berisi orang-orang yang mencoba dengan tekun namun gagal! Tragedy tersebut dekarenakan jumlah orang gagal lebih banyak dari pada jumlah orang yang berhasil.
Saat anda membaca daftar ini, cocokanlah dengan diri anda sendiri poin demi poin dengan tujuan menemukan berapa banyak sebab kegagalan yang menghalangi anda dari kesuksesan.
1.       LATAR BELAKANG KETURUNAN YANG TIDAK MENGUNTUNGKAN. Sedikit sekali, jika memang ada, yang bisa dilakukan untuk orang-orang yang terlahir dengan kemampuan otak yang rendah. Filosofi ini hanya memberikan satu metode untuk menjebatani kekurangan ini dengan bantuan kelompok “pemikir”. Namun, amatilah bahwa ini HANYALAH satu diantara tiga puluh sebab kegagalan yang mungkin tidak mudah deperbaiki.  
2.       TIDAK ADANYA TUJUAN HIDUP YANG JELAS. Tidak ada harapan sekses bagi orang yang tidak memiliki tujuan utama atau tujuan yang jelas untuk diraih. Sembilah pulug delapan dari seratus orang yang  telah Napoleon hill analisa tidak memiliki tujuan semacam itu. Inilah kiranya SEBAB UTAMA KEGAGALAN MEREKA.  
3.       KURANGNYA AMBISI UNTUK MERAIH DIATAS RATA-RATA. Kami tidak memberikan harapan bagi orang yang begitu biasa-biasa saja dan tidak ingin menjadi yang terdepan dalam hidup, dan yang tidak mau bekerja keras untuk mencapainya.  
4.       KURANGNYA PENDIDIKAN. Ini adalah catatan yang bisa ditanggulangi dengan cukup mudah. Pengalaman yang telah membuktikan bahwa sebagian besar orang yang paling pintar adalah orang-orang yang dikenal “otodidak,” atau belajar sendiri. Kita membutuhkan lebih dari sekedar gelar sarjana untuk memintarkan diri kita. Orang yang terdidik adalah orang yang telah mendapatkan apapun yang dia inginkan dalam hidup tanpa memperkosa hak orang lain. Pendidikan bukanlah sekedar pengetahuan, tetapi pengetahuan yang DITERAPKAN secara efektif dan terusmenerus. Orang-orang yang tidak hanya digaji atas apa yang mereka ketahui, tetapi lebih khusus lagi atas APA YANG MEREKA LAKUKAN DENGAN YANG MEREKA KETAHUI.  
5.       KURANGNYA DISIPLIN DIRI.  Disiplin merupakan hasil pengendalian diri. Ini berarti anda harus mengendalikan segala sifat negative. Sebelum anda bisa mengendalikan keadaan. Pertama-tama, anda harus bisa mengendalikan diri anda sendiri. Penguasaan diri adalah tugas terberat yang akan anda kerjakan. Jika anda tidak menaklukan diri anda sendiri, anda aka detaklukan diri anda. Ketika menatap cermin, anda mungkin akan melihat bahwa tenab terdekat anda itu adalah musuh terbesar anda.  
6.       BURUKNYA KESEHATAN. Tidak ada orang yang bisa sukses besar tanpa kesehatan yang bagus. Kesehatan yang buruk seringkali dikarenakan kurangnya penguasaan dan kendali. Berikut ini sebab-sebab utamanya.
a.       Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang tidak menyehatkan.
b.      Kebiasaan berpikir yang salah; terlalu memikirkan hal-hal yang negative.
c.       Perilaku seks yang salah dan kegemaran seks yang terlalu besar.
d.      Kurangnya latihan fisik yang tepat.
e.      Kurangnya persediaan udara bersih karena pernafasan yang tidak benar.  
7.       PENGARUH-PENGARUH LINGKUNGAN YANG BURUK SELAMA MASA KANAK-KANAK. “jika tunasnya sudah bengkok, bengkok pula tumbuhnya”. Kebanyakan orang memiliki kecendrungan melakukan tindak pidana mendapatkannya kerena lingkungan yang buruk dan teman-teman yang salah ketika masih kecil.  
8.       KEBIASAAN MENUNDA-NUNDA. Inilah salah satu sebab kegagalan yang paling lazim. “kebiasaan menunda-nunda selalu membayang- bayangi orang yang menunggu kesempatan untuk menghancurkan peluang sukses mereka. Kebanykan dari kita menjalani hidup sebagai orang gagal kerena kita menunggu “saat yang tepat” untuk memulai sesuatu yang berharga. Jangan menunggu. Tidak akan pernah ada “waktu yang tepat”. Mulailah dari tempat anda berdiri, dan bekerjalah dengan alat apapun yang mungkin anda bisa dapatkan, dan alat-alat yang lebih baik akan anda dapatkan sambil belajar.  
9.       KURANGNYA KETEKUNAN. Kebanyakan dari kita adalah orang yang bagus saat mengawali, tetapi buruk saat mengakhiri semua yang sudah kita awali. Terlebih lagi, kita ini orang yang cenderung menyerah pada saat ada tanda-tanda awal kegagalan. Tidak ada yang bisa mengagantikan KETEKUNAN. Orang yang TEKUN menengarai bahwa “kegagalan” itu pada akhirnya akan lelah, dan MENYINGKIR. Kegagalan tidak akan tahan menghadapi KETEKUNAN.  
10.   KEPRIBADIAN NEGATIF. Tidak ada harapan sukses bagi orang memiliki kepribadian buruk sehingga dia dijauhi orang lain. Keberhasilan datang kerena kita menggunakan KEKUATAN, dan kekuatan diperoleh melalui kerjasama dengan orang lain. Kepribadian negative tidak akan mendatangkan kerjasama.  
11.   KURANGNYA KENDALI HASRAT SEKSUAL. Energy seksual  adalah yang paling kuat di antara segala dorongan yang menggerakan orang untuk MELAKUKAN TINDAKAN. Sebagai kekuatan emosi yang paling kuat, ia harus dikendalikan dengan cara diubah dan diarahkan ke saluran yang lain.  
12.   HASARAT TAK TERKENDALI MENGINGINKAN “SESUATU TANPA MAU BERKORBAN”. Naluri berjudi membuat jutaan orang gagal.  Buktinya mungkin bisa ditemukan dalam sebuah penelitian mengenai kegagalandot.com pada awal tahun 2000-an. Ketika itu jutaan orang mencoba mencari uang dengan berinventasi di parusahaan-perusahaan yang tidak jelas.  
13.   TIDAK ADANYA KEKUATAN KEPUTUSAN YANG PSATI. Orang-orang yang berhasil biasanya bisa membuat keputusan dengan cepat, dan mengubahnya, jika memang perlu, dengan sangat lambat. Orang-orang yang gagal biasanya bisa membuat keputusan jika memang bisa dengan sangat lambat, dan seringkali mengubahnya dengan cepat. Tidak adanya keputusan dan kebiasaan menunda-nunda adalah saudara kembar. Dimana ada satu, di situ pula satunya. Singkirkan keduanya ini sebelum mereka benar-benar membelenggu anda dalan KEGAGALAN yang menjemukan itu.  
14.   MEMILIKI SALAH SATU KETAKUTAN MENDASAR ATAU LEBIH. Ketakutan-ketakutan ini biasanya muncul ketika anda ingin mengajukan diri atau menjual jasa diri pada perusahaan yang anda lamar. Berita bagusnya adalah harus ada persiapan yang matang sebelum melakukuan perekrutan.  
15.   PEMILIHAN PASANGAN HIDUP YANG SALAH. Inilah sebab kegagalan yang paling lazim. Penikahan membuat orang berhubungan secara intim. Jika hubungan ini tidak harmonis, kegagalan akan mengikutinya. Bahkan, ia akan menjadi kegagalan yang disertai penderitaan dan ketidak bahagiaan, menghancurkan segala tanda AMBISI.   
16.   TELALU HATI-HATI. Secara umum, orang yang tidak menggunakan kesempatan dengan baik hanya akan mendapat sisa-sisa. Terlalu hati-hati sama buruknya dengan kurang hati-hati. Keduanya adalah sifat berlebihan yang harus dihindari. Hidup ini sebenarnya dipenuhi kesempatan.  
17.   PEMILIHAN REKAN BISNIS YANG SALAH. Ini salah satu sebab kegagalan yang paling lazim dalam berbisnis. Dalam memasarkan jasa perseorangan, kita harus berhati-hati memilih majikan yang bisa menjadi teladan, cerdas, dan behasil. Kita berusaha melebihi orang-orang yang terkait erat dengan kita. Pilihlah majikan yang layak disaingi.  
18.   TAKHAYUL DAN PRASANGKAN. Takhayul adalah sejenis ketakutan. Ia adalah tanda ketidak tahuan. Orang-orang yang berhasil selalu berpikiran terbuka dan tidak takut apa pun.  
19.   PEMILIHAN PEKERJAAN YANG SALAH. Tidak seorang pun bisa berhasil dalam mengusahakan sesuatu yang tidak dia sukai. Langkah paling penting dalam memasarkan jasa perseorangan adalah memilih pekerjaan yang bisa anda tekuni dengan sepenuh hati.  
20.   KURANGNYA KONSENTRASI USAHA. Orang yang “ serba-bisa” jarang sekali bagus di satu bidang tertentu. Konsentrasi segala usaha anda pada satu TUJUAN UTAMA YANG PASTI.  
21.   KEBIASAAN MEMBELANJAKAN UANG TANPA TERKENDALI. Orang-orang boros tidak bisa berhasil, utamnya karena mereka sentiasa TAKUT MISKIN. Biasakanlah menabung secara sistematis dengan menyisihkan persentase khusus dari penghasilan anda. Uang yang ada di bank member kita pondasi KEBERHASILAN yang sangat aman ketika melakukan tawaran-tawaran untuk menjual jasa perseorangan. Tanpa uang, mau tidak mau kita harus menerima apa saja yang dirawarkan kepada kita, dan senang mendaparkannya.  
22.   KURANGNYA KETAKUTAN. Tanpa antusiasme, kita tidak bisa tampil meyakinkan. Lebih-lebih, antusiasme itu bisa dirasakan orang lain, dan orang yang memiliki serta bisa mengendalikannya pada umumnya akan diterima di kelompok apa pun.  
23.   TIDAK TOLERAN. Orang yang pikirannya tertutup terhadap persoalan apa pun jarang bisa maju. Tidak toleran berarti telah berhenti mencari ilmu. Bentuk tidak toleran yang paling merusak adalah yang berkaitan dengan agama, ras, dan perbedaan opini politik.  
24.   SIKAP BERLEBIHAN. Jenis sikap berlebihan yang paling merusak adalah yang berkaitan dengan makan, minum beralkohol, dan kegiatan seks. Kegemaran yang berlebihan terhadap salah satu hal ini sangat fatal terhadap kesuksesan.  
25.   KETIDAKMAMPUAN BEKERJASAMA DENGAN ORANG LAIN. Jumlah orang yang kehilangan posisi serta kesempatan besar dalam kehidupan mereka karena hal ini lebih banyak daripada jumlah orang yang gagal karena alsan-alasan lainnya. Ini adalah kesalahan yang tidak akan ditolerir eksekutif bisnis atau pemimpin yang pandai.  
26.   MEMILIKI KEKUATAN YANG TIDAK DIDAPATKAN KARENA USAHA SENDIRI ( anak-anak keluarga kaya dan orang-orang lain yang mewarisi kekayaan bukan hasil kerja keras mereka sendiri. ) kekuatan di tangan orang yang tidak mendapatkannya karena berjuang sendiri biasanya berangsur-angsur akan menghalangi kesuksesan. KAYA DENGAN CEPAT lebih berbahaya daripada kemiskinan.  
27.   KETIDAK JUJURAN YANG DISENGAJA. Tidak ada yang bisa menggantikan kejujuran. Mungkin sesekali kita bersikap tidak jujur karena dituntut keadaan yang tidak bisa dihindari. Namun, TAL ADA HARAPAN bagi orang-orang yang tidak jujur karena memang sengaja. Cepat atau lambat, ,mereka akan menuai hasil perbuatnnya itu, dan mereka akan menebusnya dengan kehilangan teputasi, dan mungkin bahkan kehilangan kebebasan.  
28.   EGOTISME DAN KESOMBONGAN. Sifat-sifat ini berfungsi seperti lampu merah yang memperingatkan agar orang lain menyingkir. KEDUA HAL ITU BERAKIBAT FATAL TERHADAP KESUKSESAN.  
29.   MENEBAK, BUKANNYA BERPIKIR. Seringkali, orang-orang terlalu acuh atau malas mencari FAKTA untuk BERPIKIR SECARA AKURAT. Mereka lebih suka bertindak dengan dasar “opini” yang dibuat denga menebak-menebak atau penilaian kilat.  
30.   KURANGNYA MODAL. Ini adalah sebab kegagalan yang lazim di antara orang-orang yang baru mengawali bisnism, tanpa cadangan modal yang cukup untuk mengurangi dampak yang timbul juka mereka melakukan kesalhan dan untuk berjaga-jaga hingga mereka mendapatkan REPUTASI.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kelengkapan utama pemimpin

Berikut ini adalah kelengkapan factor-faktor penting seorang pemimpin by Napoleon Hill pengarang buku think and grow rich.
1.      KEBERANIAN TAK TERGOYAHKAN
Yang didasarkan pada pengetahuan atas diri sendiri dan pekerjaan. Tidak ada pengikut yang meu didominasi seorang pemimpin yang kurang memiliki rasa percaya diri dan keberanian. Tidak ada pengikut cerdas yang mau berlama-lama didominasi oleh pemimpin semacam itu.

2.      KENDALI DIRI
Orang-orang tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri tidak akan pernah bisa mengendalikan orang lain. Kendali diri seorang pemimpin bisa menjadi contoh yang bagus bagi pengikutnya. Pengikut yang cerdas akan berusaha menyaingi contoh tersebut.

3.      SIKAP YANG BENAR-BENAR ADIL
Tanpa memiliki sikap adil, tidak ada pemimpin yang bisa memerintah dan mendapatkan rasa hormat pengikutnya.

4.      KEPASTIAN PUTUSAN
Orang-orang yang keputusannya mudah goyah, menunjukan bahwa dirinya tidak yakin. Mereka tidak mungkin memimpin orang lain.

5.      KEPASTIAN RENCANA
Pemimpin yang berhasil harus merencanakan pekerjaan, dan mengerjakan rencananya. Seorang pemimpin yang mengambil tindakan dengan menebak-nebak, tanpa rencana-rencana praktis yang pasti, bisa didibaratkan kapal tanpa kemudi. Cepat atau lambat, kapal itu akan kandas.

6.      KEBIASAAN MELAKUKAN LEBIH DARI YANG WAJIB DIKERJAKAN
Salah satu konsekuensi menjadi pemimpin adalah dibutuhkannya kemauan dipihak pemimpin untuk melakukan lebih dari yang mereka perintahkan kepada bawahan mereka.

7.      KEPRIBADIAN YANG MENYENANGKAN
Tidak ada orang jorok dan sembrono yang bisa menjadi pemimpin yang berhasil. Pemimpin butuh dihormati. Pengikut tidak akan menghormati pemimpin yang nilainya rendah untuk semua factor yang menjadikan seseorang pribadi yang menyenangkan.

8.      SIMPATI DAN PENGERTIAN
Para pemimpin yang berhasil harus bersimpati dengan para pengikutnya. Terlebih lagi, mereka harus memahami pengikut mereka sera maslah-maslah mereka.

9.      PENGUASAAN SEGALA DETAIL
Pemimpin yang berhasil membutuhkan penguasaan segala detil mengenai kedudukan seorang pemimpin.

10.  KEMAUAN UNTUK BERTANGGUNG JAWAB SECARA PENUH
Para pemimpin yang berhasil harus mau bertanggung jawab atas segala kesalahan dan kelemahan para pengikut mereka. Jika mereka mencoba mengalihkan tanggung jawab ini, mereka akan segera digantikan. Jika pengikut melakukan kesalahan, dan tidak kompeten, maka pemimpinlah yang telah gagal.

11.  KERJASAMA
Para pemimpin yang berhasil harus mengerti, dan menerapkan prinsip kerjasama dan mampu mendorong para pengikutnya untuk melakukan hal yang sama. Pemimpin membutuhkan KEKUATAN, dan kekuatan membutuhkan KERJASAMA.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS