RSS

The right leader

          Dalam bukunya Bpk. Ary ginanjar menjelaskan tangga kepemimpinan ada lima, dan semua tingkatan ini harus dilalui dari tingkatan paling bawah ketingkatan lebih tinggi dan terakhir yang paling sulit untuk di capai adalah pemimpin yang abadi.

 Pemimpin yang dicintai.
“Anda bisa mecintai orang lain tanpa memimpin mereka, tetapi anda tidak bisa memimpin orang lain tanpa mencintai mereka”.
Ini menunjukan bahwasannya seorang pemimpin harus bisa menjaga hubungan baik dengan orang lain. Karena pada harfiahnya manusia tidak bisa hidup sendiri atau mahluk social yang selalu memerlukan bantuan orang lain. Dan seorang pemimpin tidak hanya menunjuka pesatasi kerjanya akan tetapi lebih kepada bagaimana dia bisa dicintai dan mencintai orang-orang yang mereka pimpin.
Solusi yang Bpk. Ary ginanjar paparkan adalah bersikap rahman dan rahim. Yang artinya rahman mengasihi yakni mengasihi semua orang disekitar kita dan rahim artinya menyayangi yakni orang yang telah kita kasihi insya allah akan saying atau membalas kebaikan kita. Orang bijak mengatakan “ketika anda ingin menjadi orang sukses maka tugas terpenting anda adalah menyukseskan orang lain”.

 Pemimpin yang dipercaya.
Seorang yang memiliki integritas tinggi adalah orang yang dengan penuh keberanian serta berusaha tanpa kenal putus asa untuk dapat mencapai apa yang is cita-citakan.
Pada tangga kedua ini seorang pemimpin harus bisa memberikan contoh baik dalam tindakan maupun pemikiran sehingga akan menghasilkan kepercayaan. Dan tentunya prinsiplah yang menjadi pegangannya. Prinsip adalah sebuah hukum alam tau natural law. Dan tidak ada kata rugi dan dirugikan seorang yang selalu memegang sebuah prinsip.
Prinsip adalah kesesuaian antara perkataan dan perbuatan, yang menghasilkan kepercayaan. Sehingga seorang pemimpin yang selalu memegang prinsip ini akan selalu dicintai dan selalu dihargai karena ketulusannya dalam setiap perkataan dan perbuatan. 

 Pembimbing.
Pemimpin yang berhasil tidak diukur dari seberapa luas tindakan kekuasaanya, namun lebih karena kemampuannya memberikan motivasi dan kekuatan kepada orang lain. Seorang pemimpin bisa dikatakan gagal apabila tidak berhasil memiliki penerus.
Saya jadi ingat motivasi salim kartono. Ingngarso suntulodo adalah sebuah tindakan yang bisa menghasilkan cinta dan percaya atau mewakili tangga pemimpin tingkat satu dan dua. Ingmadio mangun karso adalah usaha untuk selalu mendorong orang atau kader yang kelak akan menjadi penerusnya atau tindakan ini mewakili tannga pemimpin tingkat tiga. Tutwuri handayani adalah sebuah hasil dari pencapaiannya untuk menghasilka kader untuk meneruskan kepemimpinannya karena roda kehidupan tidak akan selalu berada diatas.

 Pemimpin yang berkepribadian.
“Disiplin pribadi (diri sendiri ) adalah suatu hal datang terlebihh dulu. Seorang pemimpin tidak akan berhasil memimpin orang lain apabila ia beum berhasil memimpin dirinya sendiri. Pemimpin harus mampu dan berhasil menjelajahi dirinya sendiri, mengenal secara mendalam siapa diri sebenarnya. Sebelum ia memimpin kelauar, ia harus lebih dahulu memimpin kedalam”.( Harry S. Truman ).
Karena orientasi tentang dirinya telah dia berikan. Denga sikap kasih saying yang selalu dia berikan, atau dengan selalu memegang integritas. Itu sudah dipaparkan ditingkatang-tingkatan pemimpin sebelumnya, sehingga menciptakan sebuah kepribadian atau ciri khas dari diri seseorang.
Dan pada tingkatan inilah kepribadian kita akan ditiru oleh orang-orang yang kita pempin. Seorang pemimpin harus bisa mengenali lebih dekat siapa musuh yang sebenarnya. Sebelum kita memimpin keluar kita harus bisa memimpin diri kita. Jadi musuh yang abstrak dan yang paling berat ternyata diri kita sendiri. 
Kebanyakan hal ini kita abaikan, karena salah satu factornya adalah akibat atau dampak dari perbuatan ini yang kita dapatkan bukan orang lain. Sehingga berpikiran instan harus di buang. Dan jadilah pemimpin yang bisa memberikan contoh yang baik atau khalifatul ardii.

 Pemimpin yang abadi.
Saat ini memmang ada pemimpin yang sudah dicintai, dipercaya, dan juga pembimbing yang baik, namun apabika terbukti atau dirasakan tidak lagi sesuai hati nurani manusia, umumnya pengaruhnya berhenti pada suatu saat saja.
Seorang pemimpin yang abadi berarti selalu diingat semua hasil yang telah dia torehkan denga kepribadian baik yang dia berikan. Dari statement diatas memang benar adanya. Banyak sekali pemimpin caliber dunia yang kita kenal kehebatan dalam memimpin. Contonhnya saja Hittler dia bisa mendoktrin bangsa Belanda untuk mengesakan dirinya sebagai bangsa pilihan. Namun kepemimpinannya hanya terasa ketika dia masih hidup. Ketika dia sudah tiada perlahan pengaruh kepemimpinannya juga ikut hilang. 
Hal tersebut terjadi karena model kepemimpina Hittler hanya mengendepankan kepatuha tanpa mengedepankan anggukan tuha sebagai pembimbing atau intuisi. Ketika perbuatan buruk hendak kita lakukan pasti hati nurani akan selalau menolak karena hati nurani adalah barometer kebaikan atau titik tuhan. Jadikanlah hati nurani anda sebagai penuntun yang utama karena didalamnya ada bimbingan dari Allah SWT.
 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar